kemasan makanan
Kemasan makanan
Hari ini mudah dijumpai ragam kemasan makanan yang menarik bagi parah konsumen. Maka tidak heran, menjadi salah satu kunci kesuksesan dari sebuah produk yang akan dijual. Semakin menarik kemasan makanan yang digunakan, akan menaikkan perhatian konsumen agar tertuju pada produk yang kita jual. Kemasan makanan yang unik menjadi faktor utama untuk sebuah perusahaan ataupun usaha menengah/kecil untuk meningkatkan pendapatan. Kemasan makanan yang digunakan tentu harus sebanding dengan kualitas dari makanan yang dibuat.
Bagaimanapun, kepuasan konsumen dalam membeli sebuah produk sangat dipengaruhi dengan isi dari produk yang dijual. Penggunaan kemasan makanan yang baik dan tepat juga mempengaruhi kualitas dari produk yang dijual. Jangan sampai produk makanan yang memiliki kuah, justru menggunakan kemasan makanan yang tipis dan cenderung tidak tahan air.
Jenis-jenis makanan yang umum digunakan kan adalah:
1. Kantong kertas
Penggunaan kemasan makanan ini cocok untuk beberapa produk, seperti roti kering, gorengan, serta jajanan yang sekiranya tidak mengandung banyak air. Pasalnya, ya jika makanan tersebut banyak mengandung air, maka beresiko membuat kantong kertas tersebut rusak.
Penggunaan kantong kertas sebagai kemasan makanan juga jadi pilihan yang tepat, karena harga kemasan makanan ini umumnya terjangkau dan bisa dibilang sangat murah.
2. Kotak karton
Kemasan makanan jenis kotak karton ini tentunya dengan jenis makanan yang tidak mengandung kadar air terlalu banyak. Contohnya makanan yang bisa menggunakan jenis kemasan makanan dari kotak karton, seperti produk yang digoreng atau cemilan cemilan kekinian yang bersifat tidak basah.
3. Food container
Kemasan food container sayang digunakan untuk makanan yang dibawa pulang atau jika ingin berbisnis makanan secara online, penggunaan kontainer sangat cocok karena food container tentu aman, terutama jika menu makanan atau produk yang kita buat mengandung air.
Bentuk dari food container sendiri beraneka ragam. Penggunaan food container juga semakin menjamin kebersihan dan keamanan makanan yang dijual. Namun, dibandingkan dengan kemasan makanan seperti karton atau kantong kertas, jenis kemasan ini lebih mahal, karena bahan dari food container ini umumnya menggunakan bahan berupa plastik.
4. Biofoam
Biofoam merupakan salah satu kemasan makanan yang bisa menjadi film pengganti styrofoam. Bahan pembuat biofoam dari bahan alami dan sudah pasti dapat dengan mudah mengalami proses penghancuran secara alami.
Bahan pembuatan kemasan makanan ini menggunakan Pati yang diberi tambahan sera. Tujuannya untuk memperkuat struktur. Biasanya, kedua bahan tersebut bisa dengan mudah ditemukan pada tanaman pangan apa pun yang mengandung unsur-unsur tersebut.
Dalam pembuatan biofoam, menggunakan teknologi thermopressing, yaitu dengan mencampurkan adonan Pati serat serta bahan aditif lainnya ke dalam komposisi tertentu. Lalu, bahan tersebut akan dicetak pada suhu 170- 180 derajat Celcius selama 2 sampai 3 menit.
5. Anyaman bambu
Penggunaan kemasan dari anyaman bambu cukup dikenal di buah pada daerah. Penggunaan anyaman bambu sudah turun-temurun digunakan sebagai kemasan makanan, salah satunya seperti di jogjakarta, yang menggunakan anyaman bambu sebagai kemasan makanan gudeg.
Selain unik, penggunaan ayaman bambu juga lebih aman dan ramah lingkungan. Pasalnya, tidak ada campuran bahan kimia berbahaya yang bisa meracuni makanan. Kendati demikian, jenis kemasan makanan ini kurang cocok apabila makanan tersebut rentan rusak karena udara.
Sebab, pada anyaman bambu terdapat banyak sekali celah dimana udara bisa dengan mudah masuk ke dalam
6. Plastik berbahan dasar polypropylen
Penggunaan sterofom kijang lama digunakan sebagai kemasan makanan, lambat laun mulai ditinggalkan. Pasalnya, bahan yang digunakan pada kemasan makanan tersebut sangat leburkan. Bahkan, diperlukan sebentar 100 tahun agar kemasan makanan tersebut bisa dengan mudah melebur.
Hal tersebut tentu memicu kekhawatiran, terutama dengan isu pencemaran lingkungan yang saat ini ini cukup sensitif. Ada menggunakan wadah plastik yang memiliki bahan dasar polypropylene dikenal sangat ramah lingkungan.








Komentar
Posting Komentar