PELABELAN

 PELABELAN



    Pelabelan yang baik adalah yang dapat menyebabkan isi dari sebuah produk sehingga memberikan informasi yang relevan kepada konsumen terkait produk. Selain itu, desain yang menarik juga tak kalah pentingnya untuk hasil konsumen. Penampilan label pada kemasan ibarat baju yang dikenakan. Jika Bajunya bagus Maka akan banyak yang melirik dan penasaran. Begitu juga dengan label. 


    Pada zaman dahulu produk yang dihasilkan dikemas secara konvensional. Nama seiringnya waktu sudah banyak Apakah pengusaha terutama di sektor pengolahan sudah berkali menggunakan label untuk mempercantik kemasannya. Kemasan modern yang digunakan dapat menambah nilai jual produk meskipun itu hanya sekelas produk rumahan. Dengan terangkatnya nilai jual secara otomatis penjualannya produk juga akan meningkat. 

    Membuat kemasan produk agar terlihat lebih menarik bukan sebuah hal yang sulit, untuk mempercantik kemasan bolu memperhatikan aspek tertentu supaya tercipta label yang bisa menarik hati konsumen. Aspek yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut; 

1. Dari segi desain 

    Membuat desain lebih kemasan tidak hanya asal-asal mencantumkan merk saja. Namun juga perlu memperhatikan Sisi estetika untuk memancing konsumen supaya tertarik membeli produk yang kita buat. Dalam mendesain label untuk produk ada beberapa hal yang perlu diperhatikan supaya tercipta label kemasan yang menarik. Hal tersebut Di antara lain adalah sebagai berikut; 

 1. Bentuk 

    Tentukan bentuk seperti apa yang cocok dengan kemasan yang akan digunakan. Anda bisa memilih bentuk apa yang akan digunakan untuk melabeli kemasan anda. Apakah itu bentuk bulat, kotak, persegi panjang, atau bentuk lainnya yang bisa anda sesuaikan. Usahakan memiliki bentuk yang dapat membuat semua informasi produk tanpa terlewat satupun. 

 2. Ukuran 

    Tentukan ukuran label yang akan anda pasang pada kemasan. Sesuaikan ukuran an tersebut dengan kemasan yang anda gunakan. Usahakan jangan terlalu kecil karena label menjadi kurang terlihat dan kurang mencolok. Anda butuh menonjolkan label pada kemasan, dan untuk itu gunakan ukuran yang sesuai dengan ukuran produk anda. Semakin besar dan memenuhi kemasan anda akan terlihat bagus dan mudah terlihat. 

 3. Warna 

    Berhati-hati komposisi warna. Sebisa mungkin cari perpaduan warna yang serasi. Hal ini ditunjukkan supaya label terlihat indah jika dipandang mata sehingga dapat menarik perhatian konsumen. Gunakan wahana yang ringan dan untuk latar belakang dan padukan dengan beberapa aksen supaya tidak membosankan. Untuk warna huruf, pilihlah warna yang kontras dari latar belakang supaya tulisan yang anda muat dalam kemasan dapat terlihat dengan baik. 

 4. Jenis huruf 

    Dalam pembuatan label, jenis huruf yang digunakan juga tak kalah pentingnya. Mengingat informasi produk yang akan disampaikan kepada konsumen dituangkan melalui berbagai macam tulisan. Inilah jenis-jenis dibaca namun juga memiliki nilai estetika. Pemilihan gaya yang aneh-aneh biasanya akan membuat tulisan sulit untuk dibaca sehingga informasi kepada konsumen kurang tersampaikan. Pilihlah model huruf yang ringan dan mudah dipahami atau dibaca oleh para konsumen. 

 5. Bahan label 

    Ada berapa jenis kertas stiker sebagai bahan label yang bisa anda gunakan antara lain adalah cromho dan vinyl. Tapi biasanya harga stiker berbahan kertas vinyl lebih mahal karena memang kualitas kertasnya yang bagus. Pastinya jika membeli kertas dengan harga yang mahal, maka akan meningkatkan biaya produksi. Untuk itu gunakan kertas cromho atau jenis kertas yang lebih murah sebagai bahan label anda. Kualitas kertas untuk label tidak begitu penting sebenarnya, yang terpenting adalah kualitas gambar hasil cetak dan juga perekatnya. Asalkan bisa merekat dengan baik tik, bahkan yang muka pun tidak masalah untuk digunakan. 

 6. Dampak ilustrasi 

    Cahaya adalah dengan menambahkan gambar ilustrasi yang sesuai dan berkaitan dengan produk yang akan kita jual misalnya produk yang kita jual adalah kerupuk ikan makalah bisa menambahkan gambar dari ikan di dalam label atau gambar lainnya yang berkaitan dengan ikan. Dengan menambahkan gambar ilustrasi label anda akan terlihat lebih menarik dan meningkatkan jumlah pembeli. 


    Setelah selesai membuat tabel dari segi desain secara baik dan benar, langkah selanjutnya adalah memperbaiki struktur dari label tersebut. Struktur fabel berisi tentang informasi apa saja yang perlu dicantumkan untuk disampaikan kepada konsumen. Kurangnya informasi akan membuat label yang Anda gunakan kurang bisa menggambarkan dan mewakili produk yang Anda jual atau anda buat. 


2. Dari segi struktur

    Membuat desain label kemasan tidak hanya sekedar membuat desain yang indah. Namun anda juga harus meletakkan struktur Informasi apa saja yang perlu disampaikan kepada konsumen dengan baik dan benar. Hal ini akan membuat anda lebih bernilai dan membuat konsumen mudah mengenali produk yang Anda jual. Siswa pada label memang sangat penting karena kelengkapan informasi kepada konsumen harus diutamakan. Perhatikan gambar tokoh kemasan label berikut ini: 



    Dari gambar diatas kita dapat melihat ke dalam satu label memuat beberapa informasi yang perlu disampaikan kepada konsumen. Informasi yang wajib ada dalam label kemasan produk pengolahan antara lain; 

 1. Keterangan produk 

    Keterangan produk pada label berisi tentang informasi produk apa yang Anda jual. Dengan kata lain. Bagian ini menjelaskan tentang jenis produk yang dijual. Contohnya produk yang kita jual "ikan asin" menunjukkan bahwa produk yang dijual adalah jenis ikan yang telah dijemur sehingga menjadi ikan asin. 

 2. Tag Line 

    Tag line bisa juga disebut sebagai slogan. Semoga merupakan satu kalimat yang menarik, singkat dan mudah diingat oleh siapa saja yang membacanya. Dalam label kemasan Anda dapat menambahkan sebuah kalimat imajinatif yang dapat membuat pembaca membayangkan produk Anda. Contohnya slogan yang digunakan pada produk kerupuk " dari ikan tenggiri asli tanpa bahan pengawet" kalimat pendek ini akan membuat pembaca membayangkan rasa sebelum ia benar-benar mencicipinya. 

 3. Branding 

    Branding biasanya disebut sebagai merek dagang. Merek dagang apakah yang Anda gunakan...!!! Tuliskan saja pada label kemasan dengan huruf dan warna yang mencolok supaya ya dapat dilihat dengan jelas oleh para konsumen atau yang membaca. Sebagai contoh pada label kemasan kerupuk ikan brandingnya adalah " ikan tenggiri" dengan membuat merek dagang Konsumen akan mudah menyebut produk yang kita jual. 

 4. Kode perizinan 

    Kode perizinan adalah pendaftaran izin edar produk Anda yang dikeluarkan oleh dinas terkait. Untuk mendapatkan Anda harus mengurus perizinan tersebut di Dinas Kesehatan jika produk yang dijual adalah produk makanan. Untuk produk rumahan biasanya perijinan yang digunakan adalah PIR-T. Adanya kode perizinan dapat meyakinkan konsumen bahwa produk Anda sudah layak untuk beredar di pasaran. 

 5. Netto 

    Nettto adalah berat bersih produk yang Anda jual. Cantumkan netto pada label kemasan anda supaya konsumen mengetahui secara pasti berat dari suatu kemasan produk tersebut. Netto yang digunakan bisa bervariatif tergantung isi yang anda kehendaki. Jangan sekali-sekali konsumen d menuliskan netto tidak sesuai dengan berat bersih produk sebenarnya karena termasuk tindakan yang merugikan konsumen atau pembeli. 

 6. Tanggal kadaluarsa 

    Dalam produk pangan atau makanan, tanggal kadaluarsa menjadi hal yang sangat penting. Ini digunakan sebagai informasi tentang tenggang waktu yang tidak layak konsumen dari sebuah produk. Tanggal kadaluarsa bisa anda peroleh dengan melakukan uji coba kecil-kecilan. Caranya adalah mengamati produk di dalam kemasan dari waktu ke waktu. Bisa dalam waktu harian, mingguan atau bulanan. Setelah mendapatkan perubahan kualitas dari segi rasa wujud dan aroma di suatu waktu tertentu, saat itulah produk Anda bisa dikatakan tidak layak dikonsumsi atau dipasarkan 

 7. Komposisi 

    Pada bagian komposisi yang harus anda cantumkan adalah bahan baku apa saja yang digunakan untuk membuat produk tersebut. Dengan mencantumkan informasi ini, konsumen akan mengetahui apa saja bahan yang terkandung di dalamnya. Pada contoh label pembuatan "kerupuk ikan tenggiri" yang harus dimasukkan kan adalah bahan-bahannya gunakan dalam proses pembuatan kerupuk ikan tenggiri seperti ikan tenggiri, tepung, penyedap rasa dan lain-lain. 

 8. Tempat produksi 

    Cantumkan alamat tempat produksi pengolahan tersebut. Tidak perlu mencantumkan alamat lengkap, cukup kecamatan, kabupaten/ kota dan provinsi saja. Dengan mencantumkan informasi tersebut, konsumen akan mengenal dari mana produk tersebut berasal. 


    Selain informasi yang harus anda sampaikan seperti yang sudah dijelaskan di atas, masih ada beberapa kesalahan yang umum dilakukan pemilik usaha rumah tangga khususnya di sektor pengolahan yaitu informasi label logo "HALAL". Pencantuman logo halal pada label tidak semena-mena enggak dipasang saja meskipun produk tersebut benar-benar halal. 

    Namun logo halal Yang tertera pada label hanya dibuat oleh LPPOM MUI saja yang berhak menerbitkan Apakah produk tersebut masuk kategori halal atau tidaknya. Dalam artian harus ada penelitian terlebih dahulu sebelum logo tersebut tercantum di label kemasan. Jika memang tidak ada izin penggunaan label Halal dariLPPOM MUI, sebaiknya anda tidak menggunakan label tersebut pada label kemasan produk karena dianggap ilegal. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Desain Kemasan Tradisional Dalam Konteks Kekinian